campdavidhome

All about our effort to build our own home

the Ex-Terior

pada Juni 21, 2012

Kenapa dinamakan exterior ya? setahu saya ‘ex-‘ artinya mantan/bekas.

Anyway …..

Pengennya sih ngebuat moodboard yang rada2 pro gitu. Tapi ternyata susah juga kalo cuma pake Words atau Paint. Mungkin harus pakai Photoshop dulu deh.

Tapi lebih baik ada gambarnya, daripada hanya sekedar kata-kata yang susah dicerna, karena kepanjangan penjelasan. Ya ga ?

Ini yang kami berdua setujui untuk bagian luar rumah

courtesy of the homeowner at Galaxy Bumi Permai 1, Surabaya

Syarat-syaratnya adalah :

– harus tanpa atap genteng ( supaya tidak susah ganti genteng bocor, dan atapnya bisa dijadikan taman),

– bentuk bangunannya persegi 4, yang katanya paling tahan gempa. Harus diingat, karena kami tinggal di kaki Gunung Semeru – gunung terbesar di Pulau Jawa, dan gunung berapi terbesar kedua setelah Gunung Anak Krakatau (Puncak Jayawijaya di Papua bukan gunung berapi)

– low maintenance (tidak harus di-cat ulang setiap tahun)

– lebih mementingkan keamanan dan fungsinya, baru setelah itu estetika (percuma rumahnya bagus kalau saluran airnya mampet, pencuri mudah masuk rumah, kompor meledak karena salah penempatan, dll)

– sirkulasi udara lancar, sehingga tidak terlalu butuh AC

 

Untungnya rumah kami tidak akan berbentuk seperti ini

from google pictures search

jadi seperti rumah mainan. Walaupun sebagian besar ahli gempa menyatakan bahwa ini adalah bentuk rumah paling tahan gempa. Ngga segitunya lageee……

Untuk jendela dan pintu, kami memilih model begini

courtesy of houzz

courtesy of Losari Resort, Magelang

bedanya, kami ingin jendela dan pintu bagian dalam menggunakan kasa nyamuk, sedangkan bagian luar menggunakan kusen dan daun baja.

 

untuk menghindari terik matahari yang berlebihan, kami berencana menggunakan overhang seperti ini

courtesy of google pictures search

Selain menjauhkan terik matahari supaya tidak masuk ke dalam rumah (tanpa menghalangi masuknya sinar matahari), overhang juga berfungsi untuk melindungi rumah dari derasnya hujan. Asal penempatannya di bagian utara, selatan dan timur rumah. Sedangkan bagian barat sebaiknya sih ditutup saja, dengan menyisakan jendela2 kecil untuk pencahayaan.

Cara kerjanya kira-kira seperti ini

courtesy of google pictures search

 

Untuk teras, mungkin seperti ini

courtesy of Houzz

dan saya pengen banget punya swing seat atau hammock. kalo di teras depan mungkin cocoknya pakai swing seat kali. kalo hammock biar di teras belakang, supaya kalo ketiduran ga diliatin tamu😀

courtesy of gardentones.com

from simplenest.net

Garasinya model carport

courtesy of somewhere on the net

bagian samping dipake untuk storage atau lemari built-in di sepanjang dinding. Ga perlu pintu. Toh sudah ada pintu gerbang


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: